CIAMIS, VOS Media – Semangat kebersamaan Ambalan Ibnu Shina dan Fatimatuz Zahro kembali terasa hangat pada malam hari, Jumat (24/07/2026). Setelah apel pembukaan Kegiatan Mata Cakap dan MOPK digelar pagi harinya, malam itu giliran api unggun yang menjadi pusat perhatian ratusan Pramuka Penggalang MTs Sabilurrosyad di Lapangan Pesantren Sabilurrosyad, Dayeuhluhur.

Kobaran api yang menjulang tinggi di tengah lapangan menjadi magnet tersendiri bagi para peserta. Insan VOS bisa membayangkan bagaimana wajah-wajah ceria para penggalang berkumpul membentuk barisan mengelilingi unggun, diterangi cahaya jingga yang berpadu dengan gemerlap lampu perkemahan di sekitarnya.

Kegiatan api unggun ini bukan sekadar seremoni pelengkap. Bagi dunia kepramukaan, momen berkumpul mengelilingi api unggun kerap menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus melatih kekompakan antar peserta dari berbagai kelas yang baru saling mengenal.
Barisan tenda dome berwarna biru dan oranye yang berjajar rapi di pinggir lapangan menjadi saksi bisu kehangatan malam itu. Para pembina dan panitia tampak berjaga di sekitar lokasi, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib hingga larut malam.
Malam berganti pagi, semangat para penggalang MTs Sabilurrosyad ternyata belum juga padam. Usai menunaikan shalat Shubuh berjamaah, ratusan peserta kembali berkumpul di lapangan yang sama untuk mengikuti senam pagi bersama.
Suasana pagi itu, Sabtu (25/07/2026), terasa begitu segar. Kabut tipis masih menyelimuti pepohonan kelapa dan pisang di sekeliling lapangan, sementara langit biru cerah menjadi latar sempurna bagi kegiatan olahraga bersama tersebut.

Peserta yang mengenakan seragam pramuka lengkap dengan setangan leher tampak antusias mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh pembina di depan barisan. Sisa bara api unggun semalam masih terlihat di tengah lapangan, diapit oleh dua kursi kayu yang sebelumnya digunakan panitia dalam prosesi malam sebelumnya.
Rangkaian kegiatan dari api unggun hingga senam pagi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari tema besar “Pramuka Berkarakter, Berilmu, Berbakti” yang diusung dalam Kegiatan Mata Cakap dan MOPK. Insan VOS menilai, pola kegiatan yang memadukan unsur spiritual, kebersamaan malam hari, dan kebugaran fisik di pagi hari ini menjadi cara efektif membentuk karakter disiplin dan kekompakan sejak dini bagi para penggalang baru.
Ambalan Ibnu Shina dan Fatimatuz Zahro selaku penyelenggara berharap, rangkaian kegiatan yang padat ini mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Bukan hanya soal ilmu kepramukaan, namun juga nilai kebersamaan yang akan terus dikenang para penggalang MTs Sabilurrosyad di kemudian hari.




