CIAMIS, VOS Media – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Pengajian Badan Kemakmuran Masjid dan Musholla (BKMM) Kelurahan Linggasari yang digelar di Masjid Sabilurrosyad, Lingkungan Sikuraja 5 RT03 RW10, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Minggu (26/07/2026). Ratusan jamaah, mayoritas ibu-ibu, tampak khusyuk memenuhi ruang utama masjid sejak pagi hari.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan yang digelar setiap minggu terakhir, dengan lokasi bergilir dari satu lingkungan ke lingkungan lain. Tradisi seperti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan warga Ciamis dalam menghidupkan syiar Islam masih terus terjaga hingga kini.
Pengurus masjid sekaligus Kepala Sekolah MTs Sabilurrosyad, H. Basyuni, S.Ag., M.Pd.I.,, menyampaikan harapannya agar program pengajian bulanan ini terus berjalan tanpa terputus di tengah jalan. Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama agar manfaat kegiatan keagamaan ini bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga di lingkungan tersebut.

Acara turut dimeriahkan oleh penampilan grup rebana dari kalangan remaja, yang tampil percaya diri di hadapan para jamaah. Beberapa anak muda mengenakan busana serba putih dan tampak melantunkan syair-syair religi diiringi tabuhan rebana, menghadirkan nuansa Islami yang kental sekaligus menunjukkan regenerasi dakwah di lingkungan tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Kelurahan Linggasari, Endang Koswara, menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini memang dirancang untuk menyasar seluruh wilayah secara merata. Ia mengungkapkan bahwa Kelurahan Linggasari memiliki 12 RW yang terbagi ke dalam 6 lingkungan, dan pengajian bulanan ini digilir agar setiap lingkungan mendapat giliran menjadi tuan rumah.

“Kegiatan setiap lingkungan bergilir sebanyak 12 RW dalam 6 lingkungan,” ungkapnya kepada VOS Media saat ditemui di lokasi kegiatan.
Pola bergilir semacam ini dinilai efektif untuk mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus meratakan kesempatan bagi setiap masjid dan musala di wilayah Linggasari untuk turut menjadi tempat berkumpulnya jamaah dari lingkungan lain. Insan vos, model kegiatan seperti ini juga bisa menjadi contoh baik bagi kelurahan lain agar syiar Islam tidak hanya terpusat di satu titik saja.
Dari pantauan di lokasi, para jamaah duduk rapi berjejer beralaskan karpet merah khas masjid, sementara pengurus dan tamu undangan duduk di bagian depan dekat meja yang dihias bunga mawar merah segar. Arsitektur masjid yang megah dengan ornamen kaligrafi biru keemasan di sekeliling ruangan turut menambah kekhidmatan acara pengajian pagi itu.
Kegiatan pengajian bulanan seperti ini bukan sekadar rutinitas keagamaan semata, melainkan juga menjadi ruang edukasi dan penguatan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Insan vos, momen berkumpulnya warga lintas usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu dan sesepuh, menunjukkan bahwa nilai kebersamaan masih menjadi fondasi kuat kehidupan sosial masyarakat Ciamis.
Ke depan, diharapkan sinergi antara pihak masjid, tokoh masyarakat, dan pemerintah kelurahan bisa terus dijaga agar program pengajian bulanan ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan variasi kegiatan yang lebih menarik bagi generasi muda. Dengan begitu, semangat dakwah dan kepedulian sosial warga Kelurahan Linggasari bisa terus lestari dari generasi ke generasi.



