Diklat Bela Negara MTs dan MA Sabilurrosyad Tanamkan Nasionalisme dan Disiplin Sejak Dini

Vos Media

Suasana pelaksanaan Diklat Madrasah Bela Negara di MTs Sabilurrosyad Kawali yang diisi dengan latihan baris-berbaris bersama personel Koramil Kawali, Jumat (17/07/2026).

CIAMIS, VOS Media – Semangat cinta tanah air dan kedisiplinan kembali ditanamkan sejak dini di lingkungan pendidikan madrasah. MTs dan MA Sabilurrosyad Kawali, Kabupaten Ciamis, sukses menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Madrasah Bela Negara selama dua hari, Jumat sampai Sabtu (17-18/07/2026).

Insan vos, kegiatan ini bukan program biasa. Diklat bela negara tersebut digelar hasil kolaborasi apik antara pihak madrasah dengan Koramil Kawali, sebagai ikhtiar memperkuat pendidikan karakter siswa melalui nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, dan semangat cinta tanah air.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta didik digembleng dengan beragam materi seru dan menantang. Mulai dari latihan baris-berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, hingga pembinaan kepemimpinan dan kerja sama tim turut diberikan langsung oleh personel Koramil Kawali, memadukan teori di kelas dengan praktik simulasi lapangan.

Kepala MTs Sabilurrosyad, H. Basuni, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa pendidikan bela negara menjadi bagian krusial dalam membentuk karakter generasi muda madrasah. Menurutnya, lembaga pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik semata.

“Melalui kegiatan ini kami berharap murid memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, disiplin dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu menjadi generasi yang berkarakter, religius, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Basuni, seperti dilansir laman Kemenag Jabar.

Senada dengan itu, Ketua Penyelenggara Diklat, Maman, S.Pd., mengungkapkan bahwa konsep kegiatan sengaja dirancang dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan. Ia menilai, belajar lewat pengalaman langsung akan membuat nilai disiplin dan tanggung jawab lebih mudah tertanam.

“Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga merasakan bagaimana pentingnya disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas yang dilakukan bersama,” kata Maman.

Suasana kegiatan pun berlangsung tertib namun tetap penuh semangat kekeluargaan. Interaksi hangat antara peserta, guru pendamping, dan instruktur Koramil Kawali menciptakan atmosfer belajar yang dinamis, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan solidaritas antarsesama.

Insan vos, sinergi antara satuan pendidikan dan aparat kewilayahan seperti ini patut menjadi contoh. Nilai bela negara yang ditanamkan bukan melulu soal kesiapan mempertahankan kedaulatan, melainkan juga terwujud lewat sikap disiplin, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial sehari-hari.

Rangkaian diklat ditutup dengan pesan motivasi dari para instruktur Koramil Kawali bersama Kepala Madrasah. Seluruh peserta diajak untuk terus menjaga kedisiplinan dan meningkatkan prestasi belajar agar kelak mampu mengharumkan nama orang tua, madrasah, agama, dan Indonesia. Sumber : Kemenag

Also Read

Bagikan:

Leave a Comment